Apa Aja Sih Tes Kesehatan Pra Nikah Calon Pengantin??

By Diary Eva - April 10, 2019

Kesehatan

Hai calon pengantin, sudahkah kalian melakukan tes kesehatan sebelum nikah??

Kalau belum, segera aja deh. Supaya segera mendapat surat keterangan sehat yang digunakan sebagai persyaratan pedaftaran nikah di KUA. Setiap calon pengantin (catin) diwajibkan untuk melakukan tes kesehatan dan mendapat surat keterangan sehat.

Ada yang bingung ga, gimana alurnya untuk tes kesehatan dan apa aja sih yang di tes. Nah di sini saya akan memberikan sedikit informasi seputar apa aja tes kesehatan pra nikah untuk calon pengantin. Informasi ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Jika ada perbedaan di lain daerah sangat mungkin terjadi ya karena setiap daerah terkadang memang ada perbedaan.

1. Langkah yang pertama adalah datang ke balai desa untuk minta surat pengantar. Saat itu saya akan ke Puskesmas jadi minta surat pengantar ke Puskesmas. Tes kesehatan boleh dilakukan di Puskesmas, Rumah sakit, ataupun dokter. Minta surat pengantar ini gratis kok.

2. Setelah mendapat surat pengantar dari desa, langsung datang ke Puskesmas dan menyerahkan surat pengantar tadi di bagian pendaftaran. Saya dan calon suami diminta untuk membayar registrasi sebesar Rp. 40.000. Kemudian disuruh menunggu ditempat menunggu yang sudah disediakan

3. Pemanggilan yang pertama adalah di bagian KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Di bagian ini saya (catin wanita) dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah, dan LiLA (lingkar lengan atas). Selain itu juga ditanyakan golongan darah. Jika sudah tahu golongan darahnya langsung dicatat, tetapi jika belum tahu akan dilakukan tes golongan darah. Dan ditanyakan juga seputar imunisasi TT (Tetanus). Jika sudah pernah mengikuti imunisasi TT dari bayi sampai SD dan dirasa sudah lengkap maka tidak lagi dilakukan imunisasi TT. Tapi jika belum lengkap, maka akan dilakukan imunisasi TT saat itu juga. Dan alhamdulillah saya sudah tidak di imunisasi lagi hehe.

Untuk catin pria hanya dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah dan golongan darah saja.

4. Selanjutnya, saya dipanggil dibagian Laboratorium. Disitu saya diambil sampel darah pada salah satu jari manis saya untuk tes Hb, dan diminta untuk mengambil sampel urin untuk tes kehamilan.
Setelah selesai, diminta untuk menunggu hasil pemeriksaan diluar ruangan.
Nunggunya agak bikin bosen sih hehe.

5. Setelah selesai, saya dipanggil dan diberikan berkas. Selanjutnya saya disuruh membayar lagi ke tempat registrasi sebesar Rp. 15.000 dan lanjut ke poli gizi. Di poli gizi diberikan penjelasan / konsultasi seputar hasil yang diperoleh dari tes sebelumnya dan juga penjelasan seputar kesehatan ibu untuk mempersiapkan kehamilan. Alhamdulillah hasil pemeriksaan saya sudah cukup bagus. Hanya saja kata perawatnya saya perlu lebih banyak konsumsi buah dan sayur, serta olahraga. Hihi iya sih saya agak kelebihan berat badan kayaknya. Kalian bisa menanyakan apapun seputar kesehatan di poli gizi ini. Manfaatkan mumpung konsultasi bayar murah hehe.

6. Setelah di poli gizi selesai, saya menuju ke bagian KIA lagi. Disitu saya diberikan surat keterangan sehat yang akan digunakan untuk persyaratan pendaftaran nikah di KUA. Selain itu saya diberikan kartu kecil hasil TT dan katanya bisa dipakai untuk pemeriksaan kehamilan nantinya.

Begitulah alur dan tes kesehatan yang dilalui sebelum menikah. Banyak juga ya hihi. Iya girls. Jadi tes kesehatan ini penting untuk mempersiapkan masa kehamilan setelah menikah nanti.

Yuk calon pengantin segera lakukan tes kesehatanmu.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Silahkan tinggalkan komentar. Jika ada yang error mohon konfirmasi by email ya.
Terima kasih sudah berkunjung.

Cari apa? Ketik aja disini