Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2022

Keluh Kesah Mengantar Kontrol Kesehatan Bayi Baru Lahir


Cerita segala sesuatu terkait lahiranku sudah upload di postingan kemarin. Kali ini dilanjutkan ceritanya tentang bagaimana keadaan bayiku saat kontrol lagi di rumah sakit. Btw aku kenalin nama panggilan anakku Azka. Jadi disini aku akan menyebutkan namanya saja.

Aku dan Azka diizinkan pulang dari rumah sakit setelah rawat inap 3 hari 2 malam. Untuk kontrol nifas boleh dimanapun yang terdekat dengan rumah. Tapi untuk bayiku wajib kontrol ke rumah sakit lagi setelah 3 hari pulang. Mengingat dia lahir prematur dan berat badannya rendah jadi harus diperiksa dokter lagi tumbuh kembangnya.

Kontrol Pertama

Bayiku kontrol pertama kali yaitu 3 hari setelah pulang. Hari Selasa pulang, hari Jum’at lah kita kontrol.

Selama 3 hari dirawat sendiri di rumah itu dia jarang sekali membuka matanya. Aku dan ibuku selalu siaga memberikan minum setiap 2 jam sekali. Saat itu masih minum susu formula dan sesekali ASI. ASI ku belum keluar banyak, terpaksa dibantu dengan susu formula. Apakah mungkin tidak adanya IMD (Inisiasi Menyusu Dini) menjadi salah satu penyebab ASI tidak lancar ya?

Dia sudah terlanjur nyaman minum dari dot karena di rumah sakit selama rawat inap 3 hari itu sudah terbiasa minum dari dot. Minum dari dot tidak butuh energi banyak untuk nyedot nya. Nah itulah dia tidak mau mengenyot payudara. Alhasil ASI pun keluarnya sangat sedikit. Tiap disodorin payudara dia nangis kejer karena ASInya nggak keluar. Dan aku nggak tega melihat bayi sekecil itu nangis kejer, akhirnya kembali lagi ke dot.

Tidak mudah untuk memberikan minum ke bayi lahir prematur. Bayiku minumnya sangat sedikit, bahkan 30 ml saja habisnya bisa sampai 1 jam. Waktunya lebih banyak buat tidur.

Hari itu tepat hari Jum’at, aku, suami, dan ibuku kembali ke rumah sakit untuk kontrol Azka. Sungguh sangat tidak tega sebenarnya bawa bayi yang masih merah kemana-mana, tapi mau bagaimana lagi, kita harus lakukan demi kesehatannya.

Karena biasanya rumah sakit sangat ramai dan harus segera dapat nomor antrian sepagi mungkin, pagi itu jam 05.00 WIB suamiku sudah berangkat ke rumah sakit supaya dapat nomor antrian awal. Setelah dapat nomor antrian, suamiku pulang lagi menjemput kami. Sekitar jam 06.30 WIB kami berangkat ke rumah sakit bawa si kecilku.

Walaupun dapat nomor antrian awal, harus tetap nunggu agak lama juga. Sebelum dokter datang, sekitar jam 08.00 WIB pasien mulai dipanggil untuk skreening awal, ditimbang berat badan dan diukur panjang badannya.

Setelah itu kita nunggu dokternya datang. Sekitar jam 09.00 WIB mulai dipanggil satu per satu. Sampai tibalah giliran Azka. Dokter memeriksa hanya sebentar dan ternyata divonis kena kuning. Penyakit kuning normal terjadi pada bayi baru lahir sekitar 1-3 hari apalagi prematur. Kuning pada bayi ini sebenarnya bisa dilihat dengan mata telanjang. Badan dan putih matanya terlihat menguning

Menurut alodokter.com, bayi kuning merupakan dampak dari tingginya kadar bilirubin dalam darah, yaitu zat berwarna kuning yang diproduksi tubuh saat sel darah merah pecah. Saat itu dokter langsung merujuk ke laboratorium dilakukan tes darah untuk mengetahui kadar bilirubin. Karena Azka berat badannya masih rendah, badannya seperti hanya ada tulang dan kulit saja, sangat sulit ngambil sampel darahnya. Bahkan petugas laboratorium sampai tidak tega menyuntik kakinya yang masih sangat kecil dan kurus itu. Diusahakan terus sampai mendapat sampel darah secukupnya.

Selanjutnya yang tidak kalah membosankan yaitu menunggu hasil lab. Tidak masalah menunggu lama kalau untuk orang dewasa saja. Yang bikin ketar-ketir disini adalah ada bayi sangat kecil ikut nunggu lama. Sungguh tidak tega lihat kondisinya. Didalam ruangan terkena dinginnya AC, di luar ruangan panas. Serba bingung kan. Sedangkan matanya masih tetap terpejam dalam gendongan neneknya.

Hampir jam 11.00 WIB hasil lab baru keluar. Bilirubin Azka memang agak tinggi. Jadi Azka harus menginap 24 jam lagi di rumah sakit. Sendirian. Tanpa didampingi orang tua. Aku harus terpisah lagi 24 jam dengan anakku. Duh hatiku rasanya sudah tidak karuan. Rasa takut, khawatir, semua bercampur jadi satu tidak bisa dijelaskan.

Selanjutnya kami menuju ke pendaftaran rawat inap. Disini lagi dan lagi nunggu lama. Salahnya sumiku tidak bilang kalau pasiennya bayi dan minta didahulukan. Setelah sekitar 15-20 menit belum juga dipanggil barulah suamiku bilang ke bagian pendaftaran tadi minta segera didahulukan. Alhamdulillah adminnya mengerti dan akhirnya kami segera masuk mengantarkan Azka ke tempat perawatannya.

Kepala ruangan bayi menjelaskan kalau hasil tes darah Azka bilirubinnya tinggi. Bilirubin yang semakin tinggi bisa membahayakan bayi. Jadi treatment yang diberikan yaitu fototerapi. Bayi disinar dengan cahaya khusus didalam sebuah box dalam keadaan telanjang. Fungsinya untuk menghancurkan dengan cepat bilirubin tadi agar bisa dikeluarkan melalui urin atau feses sampai bilirubin kembali normal. Bilirubin Azka memang diatas rata-rata tapi tidak tinggi terlalu banyak. Perawatan cukup dilakukan 24 jam saja.

Aku, suami, dan ibuku harus meninggalkan Azka sementara waktu dengan hati yang tidak tenang. Tidak sabar menunggu hari esok segera tiba dan membawa Azka pulang kembali.

Karena orang tua, termasuk ibu bayi tidak diizinkan masuk ke dalam ruang perawatan, aku harus sesering mungkin mengirimkan ASI. Di rumah aku rajin memompa ASI walaupun yang keluar setetes-tetes dan hanya dapat 30ml dari dua payudara. Aku harus semangat demi anakku. Walaupun hanya 30 ml juga diantar ke rumah sakit oleh suamiku. Suamiku mengantar ASI hari Jum’at sore dan Sabtu pagi.

Hari Sabtu kemudian..

Karena katanya Azka hanya dirawat selama 24 jam, dan dia masuk ruangan sekitar jam 11.00 – 12.00 WIB, dijam itu aku sangat menunggu telepon dari rumah sakit. HP selalu berada di dekatku.

Yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Sekitar jam 15.00 WIB HP suami berbunyi. Senangnya aku, ternyata itu panggilan dari rumah sakit menginformasikan kalau Azka sudah siap dijemput. Cepat-cepat mandi dan langsung berangkat. Selalu dong kami bertiga formasinya, aku, suami, dan ibuku hehe. Aku dan suami yang masuk ke ruangan, sedangkan ibuku menunggu diparkiran karena yang punya akses masuk hanya orang tua bayi.

Wah bahagia sekali akhirnya anakku kembali ke pelukan ku tentunya dalam keadaan terlihat lebih fresh dan lebih sehat. Semoga sehat seterusnya ya sayang. Aamiin

Kontrol pertama yang mendebarkan sudah berlalu. Masih diminta kontrol lagi untuk kedua kalinya, kalau tidak salah ingat setelah satu Minggu kemudian.

Setelah kontrol itu Azka sudah semakin membaik. Minum susu sudah lebih baik daripada kemarin. Aku sudah berani bawa keluar rumah walaupun hanya di teras setiap pagi untuk berjemur.

Satu Minggu kemudian...

Hari yang mendebarkan akan datang lagi. Saatnya kontrol yang kedua.

Prosesnya sama seperti yang lalu. Jam 05.00 WIB suami berangkat ke ruang sakit bawa berkas rujukan dan ambil nomor antrian. Jam 06.30 WIB Azka kami antar ke rumah sakit. Sekitar jam 08.00 WIB dilakukan skreening awal, penimbangan berat badan. Alhamdulilah berat badan Azka sudah ada peningkatan. Nunggu dokter datang sampai sekitar jam 09.00-10.00 WIB. Azka dipanggil, diperiksa dan alhamdulilah kondisi Azka sudah jauh lebih baik.

Kontrol kedua ini adalah kontrol terakhir. Dokter tidak merujuk untuk melakukan kontrol lagi. Katanya semua sudah baik. Bahagianya kami semua. Setelah selesai pemeriksaan, kami langsung pulang dengan hati yang lebih tenang. Alhamdulillah semoga sehat terus.

Azka kami rawat di rumah dengan sebaik mungkin. Sampai sekarang usianya hampir 1 tahun berat badannya baik, tinggi badannya baik, perkembangannya juga sesuai dengan usianya. Dia sangat lincah, aktif, dan jarang sakit. Masya Allah tabarakallah.

Semoga kita semua diberikan kesehatan terus. Aamiin aamiin ya rabbal 'alamiin.

Mungkin next aku akan cerita lagi terkait perkembangan Azka. Tapi sampai saat ini masih belum terpikir lagi buat cerita apa hehe. Ditunggu saja yaaa.

Terimakasih sudah bersedia membaca ceritaku. Love you all

 

 

 

Jumat, 11 Februari 2022

Cerita Hamil Trimester Ketiga

 

Selesai sudah aku menceritakan pengalaman hamilku pada trimester pertama dan kedua. Sekarang saatnya melanjutkan ke trimester ketiga yaitu mulai usia kandungan 28 minggu hingga 42 Minggu. 

Usia kandungan 28-31 minggu (7 bulan)

Menurutku usia kandungan ini mulai terasa berat dan badan mulai terasa nggak enak. Yang awalnya santai dan masih biasa, di usia ini sudah terasa beberapa keluhan lain lagi.

Mengingat lagi, di usia kandungan 7 bulan ini aku merasa lebih sesak nafas. Kalau mau nafas sering banget harus ambil nafas dalam-dalam. Walaupun begitu nafas masih nggak puas dan nggak lepas.

Tubuhku juga merasakan cepat lelah. Jujur, saat hamil tua ini aku sudah tidak sanggup melakukan pekerjaan berlama-lama, apalagi sambil berdiri. Hebat banget loh para ibu-ibu diluaran sana yang saat hamil tua masih bisa bekerja, apalagi yang kerjanya harus berjalan dan kepanasan. Tidak bisa dipungkiri, nyatanya memang ada, bahkan banyak ibu-ibu yang harus seperti itu. Mungkin demi mencukupi kebutuhan keluarga, memberi makan anak-anaknya, dan entahlah berbagai alasan lain.

Aku bersyukur banget saat hamil tua sudah bisa istirahat dengan tenang di rumah, bahkan masak aja nggak pernah. Enaknya gitu ya kalau masih tinggal dengan orang tua hehe. Lapar tinggal makan, capek tinggal tidur.

Kalau masalah tidur sebenarnya aku tidak mengalami kesulitan tidur yang parah. Hanya saja yang mengganggu karena harus sering banget bangun setidaknya 2 jam sekali, harus ke kamar mandi buang air kecil.

Keluhan lama yang masih ada yaitu kebas diujung jari tangan. Masih sama rasanya seperti dulu saat kebas mulai dirasakan.

Dibalik kepayahannya, ada satu yang selalu dirindukan, gerakan dedek bayi yang semakin jelas dan semakin sering. Diusia ini terasa banget kalau debay sedang bergerak. Bukan cuma terasa, tapi terlihat. Kadang dia nendang keras banget, kadang gerakan pelan, kadang diperut sisi kiri, kadang di kanan, entah apa yang dia lakukan didalam sana hihi.

Speechless banget loh. Bayangkan, didalam tubuh kita ada makhluk hidup yang mulai tumbuh, berkembang, dan sebentar lagi akan belajar hidup juga di dunia bersama kita. Rasa yang sungguh sangat tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Maha besar Allah dengan segala kuasanya.

Usia kandungan 32-35 minggu (8 bulan)

Semakin tua usia kandungan, semakin terasa juga keluhan yang dirasakan. Rasanya masih sama seperti usia kandungan 7 bulan, bedanya lebih dan lebih lagi rasanya.

Usia kandungan 33 Minggu aku USG lagi. Kata dokter untuk usia kandungan segitu masih kurang berat badan si dede bayi. Jadi aku disarankan perbanyak makan karbohidrat untuk menambah berat bayi sebelum dilahirkan. Janin dinyatakan sehat dan detak jantungnya bagus.

Usia 34 minggu mulai ada keluhan keluar lendir. Awalnya aku biasa aja. Aku pikir itu normal terjadi pada ibu hamil tua. Tapi setelah lendirnya itu beberapa hari tidak berhenti aku mulai khawatir dan cari informasi dari Google. Ada yang menyebutkan kalau lendir yang keluar saat hamil tua itu adalah lendir sumbat, yang menandakan bahwa persalinan tidak akan lama lagi.

Lendirnya tuh bukan lendir seperti keputihan yang bisa dibersihakn kalau lagi buang air kecil. Ini lendirnya lebih kental dan tidak pernah bisa dibersihkan total saat buang air kecil. Kalau aku cocokkan kok hampir mirip ya informasi dari Google dengan yang aku alami. Aku semakin tidak tenang. Tapi tidak ada yang bisa aku lakukan. Tetap berdoa dan pasrah sama Allah apapun yang diberikan Allah semoga menjadi yang terbaik.

Harusnya usia 37 Minggu jadwalku kontrol ke dokter lagi. Kebetulan saat daftar ternyata dokter masih belum buka praktek lagi. Niatnya aku akan sampaikan keluhanku ini ke dokter.

Tapi ternyata lendir tadi benar menjadi tanda akan melahirkan dan cerita hamilku ini selesai hanya di minggu 35-36 saja. Tanpa disangka dan diduga aku melahirkan di usia kehamilan 35-36 Minggu atau masih 8 bulan, baru akan menginjak 9 bulan. Jadi bisa disebut prematur. Walaupun sudah akan masuk 37 Minggu tapi tetap disebut prematur karena belum sampai 37 Minggu.

Selengkapnya cerita melahirkan akan aku bahas di blogpost terpisah yaa.

Sekian akhir dari cerita kehamilanku mulai trimester pertama, kedua, dan ketiga. Tetap tenang menghadapi kehamilan kalian ya. Jangan takut apapun yang dirasakan, ada keluhan atau sesuatu yang mengganjal hati jangan ragu untuk konsultasi kan dengan ahlinya, baik itu bidan atau dokter. Jangan lupa juga tetap memohon kepada Allah untuk diberikan kemudahan hamil hingga melahirkan dan dikaruniai buah hati yang sehat. Aamiin.

 

 

Jumat, 04 Februari 2022

Cerita Hamil Trimester Kedua

cerita-hamil-trimester-kedua

Hai bund,

Aku akan melanjutkan lagi cerita tentang kehamilanku. Di blogpost sebelumnya sudah pernah aku ceritain bagaimana kehamilan ku di trimester pertama. Dan sekarang lanjut ke trimester kedua yaaa..

Trimester kedua dimulai dari minggu ke 14 hingga minggu 27. 

Usia Kehamilan 14-17 Minggu (4 bulan)

Di 4 bulan ini aku mulai ada keluhan di ujung tangan terasa seperti kebas. Kebetulan pas periksa ke Puskesmas ada di minggu-minggu ini. Aku sampaikan keluhanku dan langsung dicek lab untuk kolesterol dan asam urat. Tapi semua hasilnya bagus. Saat ke dokter kandungan pun aku sempat mengatakan keluhan ini. Entah itu aku diberikan resep obat atau tidak, aku lupa hehe. Mungkin memang bawaan dede bayi kali yaa hihi. Tidak beruntungnya, kebas ini berlanjut terus sampai melahirkan. Dipakai nulis tangannya sudah mati rasa dan pegel-pegel sakit gitu rasanya. Tapi setelah debay lahir langsung sembuh kebasnya. 

Usia Kehamilan 18-22 Minggu (5 bulan)

Pada usia ini adalah masa-masa yang paling nyaman. Mual sudah tidak pernah lagi. Makan juga semua makanan enak. Tapi lebih sering mengalami yang kata orang-orang 'ngidam'. Makanan apa aja yang terlintas di kepala semua pengen dibeli dan dimakan wkwk. Keluhan sudah minim, hanya saja kebas di ujung jari tangan masih tetap ada. Di minggu-minggu ini aku hanya kontrol ke bidan desa dan tidak ke dokter kandungan karena yaa merasa enakan aja. Karena tidak ada keluhan, bidan juga tidak menyarankan cek lab, hanya diberikan vitamin hamil seperti biasanya. 

Usia Kehamilan 23-27 Minggu (6 bulan)

Di usia ini ketidaknyamanan lain mulai muncul lagi. Kalau jalan cepat lelah, kadang juga nafas agak susah karena bayi sudah semakin besar dan menekan ke atas. Ada keluhan baru lagi yaitu tulang bokong nyeri banget kalau dibawa berdiri setelah duduk di lantai atau ditempat keras.  Selain itu, keputihan juga mulai keluar lagi. Aku sempat takut kalau soal keputihan. Saat ke dokter aku sampaikan keluhan itu, tapi dokter tidak menanggapi sebagai keluhan yang membahayakan. Hanya keputihannya saja yang diperiksa. Disitu aku diresepkan obat keputihan namanya Trichodazol.  

Setelah dari dokter, selang beberapa hari periksa ke Puskesmas karena memang jadwalnya kontrol. Ada keluhan baru yang aku sampaikan yaitu kaki bengkak sebelah. Dan sudah berlangsung selama kurang lebih 3 hari. Bengkaknya nggak gede sih, tapi sudah bisa disebut bengkak. Katanya orang-orang kalau kaki sudah bengkak tandanya akan segera melahirkan. Aku was-was juga dong. Baru juga masuk 7 bulan kok melahirkan. Di Puskesmas lagi-lagi dilakukan cek lab Hb, protein dalan urin dan glukosa dalam darah. Tapi semua hasilnya bagus. Okelah aman. Aku sedikit lebih tenang kalau hasilnya bagus. Tidak ada resep khusus dari Puskesmas, hanya vitamin seperti biasanya.

Selesai sudah trimester kedua. Menurutku trimester kedua ini paling nyaman dan terasa seperti tidak sedang hamil. Mual sudah sama sekali tidak ada apalagi muntah. Hanya saja badan terasa lebih berat, cepat capek, nafas lebih sesak, garis strechmark mulai terlihat, dan lebih sering buang air kecil, apalagi saat malam hari. 

Untungnya saat aku hamil itu nggak sedang musim gerah, jadi tetep ngerasa nyaman dan tidur juga tetep enak. Yang bikin nggak nyaman saat tidur malam hari tuh bolak balik ke kamar mandi buang air kecil hampir setiap 2-3 jam sekali. 

Benar-benar nikmat sekali ya merasakan masa hamil tuh dengan segala keluhan dan ketidaknyamanannya. Meskipun terkadang merasa tidak nyaman, tapi tetep bersyukur banget menjadi perempuan yang bisa merasakan susah senangnya hamil. Tidak semua perempuan bisa beruntung merasakan sebuah kehamilan. 

Aku akhiri sampai disini dulu untuk cerita hamil kali ini. Next aku akan bahas cerita hamil ku di trimester ketiga atau terakhir. Dan nantinya akan aku ceritain juga perjuangan melahirkan di era pandemi. 

Yang  saat ini sedang hamil tetep semangat yaa. Jangan terlalu banyak mengeluh demi datangnya sang buah hati tercinta..


Rabu, 15 September 2021

Amalan dan Doa untuk Program Hamil

Sebuah usaha tanpa disertai doa tentu saja tidak seimbang. Usaha adalah cara kita sebagai manusia, tapi kekuatan doa tidak bisa diremehkan. Kuasa Allah berperan terpenting, nomor satu, dan tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

Selama program hamil kemarin, aku banyak sekali mengubah kehidupanku. Selalu positive thinking dan mengusahakan selalu happy agar nggak stress karena terlalu fokus dengan target yang ingin dicapai. Toh sekeras apapun usaha kita kalau Allah belum berkehendak ya tidak akan tercapai. Jadi nikmati saja.

Sebelumnya aku sudah pernah sharing tentang usaha-usaha yang aku lakukan selama program hamil. Aku sertakan juga sharing tentang apa-apa yang aku konsumsi selama promil itu di blogpost terpisah. Jadi pembahasannya lebih terfokus dan nggak terlalu panjang. Kalau belum baca yang itu, baca dulu yaa supaya usaha kalian lengkap. Siapa tahu bisa mengikuti caraku dan berhasil mendapatkan garis dua. Yuk semangat para pejuang garis dua ️.

Baca Juga: Berhasil Hamil dengan Riwayat Haid Tidak Teratur

Kalau ada yang bertanya apakah ada amalan dan doa khusus untuk yang sedang melakukan promil, jawabannya mungkin saja tidak ada. Kita hanya bisa ikhtiar dan berdoa. Membaca doa-doa baik serta mengamalkan perbuatan baik yang bisa membantu untuk usaha program hamil.  Doa-doa yang dibaca biasanya juga merupakan doa yang dulunya sering dibaca oleh nabi pada saat ikhtiar untuk mendapat ketururnan.

Nah ini dia amalan dan doa yang aku baca selama kurang lebih 1 tahun sampai akhirnya berhasil hamil.

  • Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Meskipun tidak sedang program hamil, berbuat baik kepada kedua orang tua tetep wajib hukumnya. Tapi pada saat sedang promil ini sebaiknya lebihkanlah perbuatan baik kepada orang tua. Sebisa mungkin orang tua dibuat selalu bahagia dan jangan mengecewakan mereka. Kalau perlu, minta maaflah kepada ibu dan bapak meskipun nggak sedang idul Fitri. Kita sebagai anak pasti banyak banget punya kesalahan pada orang tua, entah sengaja atau tidak. Mintalah restu orang tua. Mintalah doa kepada orang tua agar dipermudah Allah dalam mendapatkan keturunan. Masih ingat kan, restu orang tua (terutama ibu) adalah restu Allah.

  • Banyak Bersedekah

Bersedekah juga sangat dianjurkan. Tidak perlu menunggu kaya, sebisa dan semampu kita saja. Sedekah tidak melulu tentang uang, tapi juga bisa berupa senyum, membantu yang sedang membutuhkan, atau juga bisa berupa barang dan makanan. Sedekah bisa menjadi magnet rejeki lho, salah satunya anak. Anak juga merupakan rejeki besar yang tidak bisa dinilai dengan uang kan? Buktinya kita berjuang keras buat mendapatkannya hehe. Tidak perlu berpikir jauh-jauh mau sedekah ke siapa. Ke orang terdekat yang sedang membutuhkan juga bisa kok, misalnya ke saudara atau tetangga.

  • Tidak Bergunjing, Jangan Julid

Nah ini penting banget nih. Walaupun terlihat sepele, tapi aku yakin banget kalau salah satu cara ini juga cukup mempengaruhi. Sebisa mungkin menjaga ucapan. Tidak perlu kepo dengan urusan orang lain. Tidak perlu ikut campur urusan orang lain yang bukan menjadi urusan kita. Apalagi sampai menghina, mengolok-olok, menggunjingkan, bener-bener kurangin atau bahkan hilangin deh. Daripada ke rumah tetangga hanya buat bergunjing, lebih baik di rumah perbanyak doa dan amalan-amalan baik.

  • Selalu Happy

Tidak stress dan selalu bahagia adalah salah satu kunci keberhasilan promil. Dulu pada saat aku masih bekerja, pikiran lebih sering nggak santai dan cenderung merasakan ada tekanan. Setelah nggak bekerja, aku fokus ke program hamil dan selalu berusaha buat happy terus. Lakukan aja apa yang disuka asalkan itu masih perbuatan baik. Jangan lupa sesekali jalan-jalan ke luar rumah atau travelling sekedar untuk menjaga kewarasan tetap stabil hehe.

  • Jaga Hubungan Baik dengan Semua Orang

Sejalan dengan yang diatas tadi, jangan julid dan hilangkan bergunjing, sebisa mungkin jagalah hubungan baik dengan siapapun. Maafkanlah orang yang pernah menyakiti. Ikhlaskan semua perlakuan tidak baik yang dilakukan orang lain kepada kita. Memang sulit, tapi yakinlah pasti bisa. Dari sini kita menjadi belajar banyak hal yaitu sabar, mengendalikan diri, mengontrol emosi, dan ikhlas.

  • Jangan Tinggalkan Sholat

Karena saya muslim, ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan yaitu sholat 5 waktu. Bagi yang non muslim juga jangan lewatkan ibadah wajib kalian. Lebih baik lagi kalau bisa melaksanakan sholat di awal waktu. Kalau memang tidak bisa mengerjakan di awal waktu, yang terpenting jangan sampai lewatkan sholat wajib. Tapi sebisa mungkin usahakan di awal waktu. Kalau kita mengutamakan Allah, suatu saat Allah juga pasti akan mengutamakan doa-doa kita.

Selain sholat wajib, akan lebih baik kalau rutin sholat malam seperti sholat tahajud dan sholat hajat. Mengeluhlah kepada Allah apa yang dirasakan. Insyaallah Allah akan memberikan jalan.

  • Baca Surat Maryam Ayat 1-11

Aku tahu Surat Maryam ayat 1 sampai 11 yang katanya bisa menjadi salah satu ikhtiar untuk program hamil ini dari akun Instagram dr. Suryo Bawono, Sp.Og. Disitu banyak sekali ibu-ibu yang membagikan pengalamannya membaca Surat Maryam ayat 1 sampai 11 dan berhasil hamil. Aku menjadi tergerak untuk merutinkan membaca Surat Maryam ini.

Kalau sedang tidak ada kesibukan, sesekali aku baca Surat Maryam lengkap sampai selesai. Tetapi kalau sedang ada keperluan, minimal membaca ayat 1 sampai 11 saja. Aku tidak akan membahas tentang Surat Maryam karena aku merasa ini bukan ranahku. Silahkan search sendiri di Google tentang Surat Maryam ini ya.

Yang jelas, selama menjalani program hamil aku jarang melewatkan membaca Surat Maryam ayat 1 sampai 11. Biasanya aku baca sekali sehari yaitu setelah sholat Maghrib. Kalau bisa membaca setiap selesai sholat wajib 5 waktu akan lebih baik lagi. Dan satu lagi. Jangan pernah ragu membaca dan mengamalkan surat-surat Allah dalam Al-Qur’an. Niatkan ibadah karena Allah. Berserah saja. Kita hanya berusaha. Hasilnya tetap serahkan kepada Allah SWT.

Baca juga: Vitamin, Obat dan Jamu yang Aku Konsumsi Selama Program Hamil

  • Perbanyak Sholawat

Setelah sering melihat testimoni kedahsyatan sholawat di YouTube, aku menjadi lebih ingat dengan sholawat. Kalau punya hajat, sholawatin aja dulu. Insyaallah hasilnya mengikuti dan tidak akan mengecewakan. Pada saat program hamil itu aku membaca sholawat setelah sholat Maghrib. Kenapa sih selalu setelah sholat Maghrib? Ya karena aku longgarnya dan hati tenang jam segitu. Kalau kalian mau di waktu lain juga tidak masalah. Dibaca sambil masak boleh, sambil santai bisa, sambil jaga anak juga sah-sah saja. Tidak harus dilakukan setelah sholat.

Sebaiknya membaca sholawat itu dilakukan sebanyak mungkin supaya hajat kita juga lebih cepat tercapai. Kalau sanggup akan lebih bagus dibaca sebanyak 10.000 per hari dan dilakukan rutin setiap hari. Tapi jujur saja aku belum sanggup untuk membaca sebanyak itu. Kalau memang belum sanggup banyak ya jangan dipaksakan. Merutinkan membaca sholawat saja sudah sulit, apalagi kalau terpatok angka harus sekian ribu. Wah pasti bakalan putus asa di tengah jalan.

Aku sendiri tidak membuat target khusus. Baca saja terus secapeknya. Biasanya sanggup 1000, kadang 2000, bahkan kadang juga hanya 500 kali. Kalau sedang terburu-buru juga kadang hanya 100x saja.

Sholawat ada banyak sekali bacaannya. Aku baca beberapa macam sholawat berikut:

1 1. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad : selalu dibaca meskipun sedikit

S 2. Shollallahu 'ala Muhammad: selalu dibaca meskipun sedikit

3 3. Shalawat sajaratun nuqud (Allahumma shalli ala muhammad wa ala aali sayyidina muhammad) : dibaca meskipun sedikit

  4. Shalawat munjiyat: dibaca 1x bersama doa setelah sholat

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً

 تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَات

6 5. Shalawat sulthon 3x = 300rb x pahala shalawat biasa. Aku baca sesekali 1x (Silahkan cari sendiri bacaannya di Google)

7 6. Shalawat Fatih 1x = 10.000x sholawat biasa. Aku juga baca sesekali 1x aja. (Silahkan cari sendiri bacaannya di Google)

Sholawat yang pasti aku baca yaitu nomor 1 dan 2 saja. Yang lain dibaca pada saat tidak sedang terburu-buru. Selain pendek, bacaan nomor 1 dan 2 sudah pasti hafal dan tidak perlu membuka HP untuk membacanya. Untuk membantu menghitung aku pakai alat hitung tasbih digital yang dipakai dijari. Detail produknya bisa dilihat disini.

  • Baca Doa-Doa Lain

Doa lain yang aku maksudkan disini adalah doa yang dibaca bersama-sama dengan doa setelah sholat. Aku menambahkan membaca doa-doa lain yang dikhususkan untuk memohon kepada Allah agar diberikan keturunan yang Sholeh dan Sholehah. Berikut ini doa-doa yang aku selipkan diantara doa setelah sholat 

1. QS Al Furqon: 74

·        رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ .وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya: Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa) (QS. Al Furqon:74)

2. QS. Al Ahqof: 15

·        رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي

Artinya: Wahai Robbku, ilhamkanlah padaku untuk bersyukur atas nikmatmu yang telah Engkau karuniakan padaku juga pada orang tuaku. Dan ilhamkanlah padaku untuk melakukan amal sholeh yang Engkau ridhoi dan perbaikilah keturunanku) (QS. Al Ahqof:15)

3. QS. Ash Shaffaat: 100

·        رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِين

Artinya: Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100)

4. QS. Ali Imron: 38

·        رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Artinya: Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa. (QS. Ali Imron: 38)

5. Doa Nabi Ibrahim untuk mendapatkan keturunan

·        اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي

Artinya: Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri).”

Kalau kalian mencari doa-doa lain yang keutamaannya untuk promil juga sah-sah saja karena memang masih banyak sekali doa yang dibaca beberapa nabi untuk meminta keturunan kepada Allah SWT.

Demikianlah amalan dan doa yang aku baca dan amalkan selama menjalani program hamil. Aku tidak terburu-buru mengejar anak pada saat itu. Yang aku pikirkan aku harus ikhlas dan pasrah apapun yang Allah beri. Fokus berusaha dan berdoa yang aku tekankan pada diriku. Aku hanya meyakini bahwa tidak ada usaha yang sia-sia. Dan yaa alhamdulilah aku berhasil hamil dengan sedikit keluhan, sehat, tetap bisa makan dengan baik hingga lahiran pun masyaallah sangat mudah, cepat dan sedikit rasa sakit. Aku akan membahas tentang kehamilan dan kelahiranku juga di postingan berikutnya.

Tetap semangat ya para pejuang garis dua. Jangan menyerah, jangan mudah berputus asa. Perempuan diciptakan memiliki rahim untuk meletakkan benih manusia baru. Selagi punya rahim, pasti bisa hamil, insya allah. Tinggal menunggu waktu yang tepat saja. Percayalah Allah akan memberikan sesuai dengan yang kita butuhkan di waktu yang tepat.

Semoga tulisan kali ini bermanfaat. Semangaaatt 🤗

Senin, 06 Januari 2020

[Review] Viva Perfect Look CC Foundation || CC Foundation Lokal Murah Berkualitas

Hai
Akhirnya aku balik lagi di awal tahun baru 2020 ini setelah kemarin sempat mager banget dan absen nggak ngepost sama sekali hihi. Untuk mengawali tahun baru ini aku akan membahas salah satu produk dari brand lokal ternama yaitu Viva Perfect Look CC Foundation.

Udah pada tahu dong ya kalau Viva sekarang tuh sudah lebih canggih dan menyesuaikan perkembangan zaman. Di blog post sebelumnya aku juga pernah membahas produk terbaru Viva yaitu VIVA WATERDROP SLEEPING MASK.

Viva Perfect Look CC Foundation ini memang bukan produk baru-baru banget, keluarnya sudah sekitar tahun 2019 lalu (kalau nggak salah). Sebenarnya awalnya aku sedikit meng-underestimate-kan produk ini. Tapi karena sempat melihat beauty vlogger yang bilang ini bagus, akhirnya kucoba. Berikut ini reviewnya versi aku 😁

VIVA PERFECT LOOK CC FOUNDATION
Rp. 30ribuan (lupa)
Tidak ada pilihan warna
Beli di:
toko kosmetik, online shop, e-commerce


PACKAGING
review_viva_perfect_look_cc_foundation

Produk ini menggunakan packaging luar dan dalam. Packaging luar berupa dus karton hitam kombinasi tulisan warna gold seperti yang terlihat pada gambar. Bagian depan dus ada bagian yang transparan jadi terlihat packaging dalamnya. Sisi depan, kiri, kanan, belakang full berisi keterangan produk yang lengkap banget. 
Packaging dalam berupa tube dengan warna hitam juga dengan tutup yang berwarna gold mengkilap. Bener-bener kelihatan mewah banget, kayak produk mahal aja. Untuk mengeluarkan isinya sama aja seperti produk pada umumnya yaitu lubang kecil, dan lubangnya kecil banget nggak perlu khawatir produk keluar terlalu banyak. Sisi depan tertera nama produknya, sedangkan sisi belakang tertera klaim-klaimnya. 
INGREDIENTS

Ingredients lengkapnya bisa dilihat di gambar di atas yah. Selain chemical ingredients itu, CC Foundation ini juga mengandung Super Botanical Extract yaitu Vitamin E dan Honey Extract (ekstrak madu) yang bermanfaat untuk kulit.

Vitamin E bermanfaat untuk melembabkan kulit dan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan keriput dan penuaan dini. Demikian juga dengan madu sudah sangat dipercaya bagus untuk kulit, yaitu bisa melembabkan dan mengenyalkan. Sudah tahukah kamu kalau madu juga bisa mengobati luka loh. 

Selain 2 bahan tersebut Viva CC Foundation ini juga dilengkapi dengan SPF35 PA+++. Lumayan banget kan akan sangat membantu merawat kulit saat beraktivitas diluar ruangan. 

KLAIM
Viva Perfect Look CC Foundation mengatakan bahwa produk ini adalah produk make up sekaligus sebagai skincare. Aku setuju sih kalau melihat dari ingredients yang digunakan. Viva bener-bener nggak tanggung-tanggung memberikan klaim. Dia mengklaim bahwa dapat memberikan 10 manfaat, yaitu 
1) meratakan warna kulit
2) menyamarkan garis halus
3) menyamarkan noda
4) wajah tampak halus
5) tahan lama
6) melindungi dari pengaruh sinar UV
7) menjaga keremajaan kulit
8) mencerahkan kulit
9) melembabkan kulit
10) wajah tampak sehat berseri

Wow banget ngga sih. Bener ada 10 loh haha. Benarkah semua klaimnya itu? Hmmm coba deh baca terus siapa tahu nanti menemukan jawaban ihihi

Eit tunggu dulu. Selain 10 klaim itu, masih ada lagi loh 3 klaim lagi dari manfaat Super Botanical Extract yang sudah teruji, yaitu:
1) membantu mengurangi tampilan kerutan dan garis halus
2) membantu mempertahankan elastisitas kulit
3) membantu menyamarkan flek / noda hitam sehingga kulit tampak lebih cerah merata

Banyak yaa ternyata haha. Kamu sudah tertarik apa belum nih?
ISI (WARNA, TEKSTUR, AROMA, SWATCHES)
WARNA
CC Foundation ini berwarna coklat krem gitu. Iya ga sih? Aku nggak jago sama sekali mendeskripsikan warna, monmaap yaa hehe. Yang jelas warnanya terlihat coklat agak gelap. Dia nggak memiliki pilihan warna, jadi mau nggak mau yaudah pilih itu. 

TEKSTUR
Teksturnya creamy, nggak terlalu padat atau terlalu encer. Menurutku sih udah pas.

AROMA
Aromanya nggak aneh, malah wangi dan nggak mengganggu penciuman sama sekali.

SWATCHES
Kalau dilihat sekilas memang terlihat seperti lebih gelap dari warna kulitku, tapi hasilnya? Baca teruss yaa kebawah sampai ketemu hasil pemakaian ku 😆

SETELAH PEMAKAIAN
Nah bagian ini kan yang ditunggu. Jujur aja aku sebenernya bukanlah tipe cewek yang telaten dan mau pakai sejenis BB Cream, Foundation, atau CC Cream. Karena menurutku itu terlalu berat dan membuat kulit wajahku nggak bisa bernapas lega. Karena selain itu, wajahku juga bukan tipe yang banyak noda yang perlu ditutupi. Kecuali kalau memang ada acara resmi yang membutuhkan ketahanan make up, baru aku pakai tapi juga enggak yang tebel ngedempul gitu. Jadi review kali ini juga hanya menurut aku yaa. Menurut orang lain mungkin juga bisa beda lagi. 

Oke langsung aja ke review Viva Perfect Look CC Foundation.

Dari segi packaging, okelah lumayan terlihat lebih elegan dengan harga segitu dan dibandingkan produk alas bedak sebelum-sebelumnya. You know lah. Isinya dikeluarinnya juga enak, lubangnya kecil banget jadi ngga takut kebanyakan.

Untuk ingredients aku ngga bahas banyak, masih kurang ilmuku untuk ngomongin bahan-bahan kimia hehe perlu belajar lebih rajin lagi nih. Yang jelas, kandungan Vitamin E dan Ekstrak Madu sangat bermanfaat untuk kulit kita. SPF35 PA+++ juga lumayan tinggi dan lumayan banget untuk membantu menjaga kulit kita dari paparan sinar UV.

Untuk isi, warnanya sayang sekali cuma ada satu ya. Pertama kali tahu isinya, aku langsung mikir "duh kok warnanya gelap banget, bakal ga cocok di muka ku, terbuang dong" mo nangis haha. Eh tapi ternyata setelah aku coba, diratain di wajah nggak gelap sama sekali dan justru menyatu banget dengan warna kulit asliku. Bahkan ngga terlihat kalau sedang pake CC Foundation huaaa mo nangis lagi wkwk.  Selain diaku sendiri, produk jni juga pernah aku gunain buat make up in temen, tetangga, dan saudara. Dan warnanya masih cocok aja sih digunakan di berbagai macam warna kulit. Masih natural sih.

Tekstur isinya creamy, lembut, dan pas banget menurutku. Bukan yang padet, bukan juga yang encer. Enak diratain, bahkan untuk daily, diratain pakai tangan juga masih enak dan bisa rata kok, ga bikin cemong. Cocoklah untuk pemula.

Dan untuk aromanya, ga ada sama sekali aroma yang aneh-aneh, justru enak wangi kayak aroma bunga. Dijamin deh ngga mengganggu hidung pesekmu 😂

BACA JUGA
SKINCARE FAVORITKU

Ngga menunjukkan perubahan yang signifikan karena hasilnya sama persis seperti wana kulit asliku. Yang paling jelas terlihat bagian hidung menjadi lebih cerah. Sebenarnya pori sebelah hidung juga lebih tersamarkan dan terlihat lebih halus
Untuk hasil pemakaian aku suka banget. Bener-bener sesuka itu. Hasilnya sedikit dewy, ada glowing yang nggak lebay gitu loh. Kayak kulit yang sehat kesannya. Dan lagi, dia ga berat sama sekali, aku timpa beberapa layerpun masih ngga ngedempul. Tapi untuk coveragenya memang ngga se-mengcover foundation gitu ya, bekas jerawatku masih agak kelihatan samar. Karena memang ini kan sebenernya CC Cream. Bisa dipahami kan?

Dan, setelah pemakaian beberapa jam nggak nampak oksidasi, ngga menggelap. Warna kulitku masih tetep, ngga kusam. Aku rasa pemilik kulit kering bakalan suka pake CC Cream ini karena ngga bikin kering dan tipe kulitku sendiri juga termasuk kering. Tapi untuk pemilik kulit normal dan berminyak juga masih bisa kok pake. 

Untuk klaim-klaimnya beberapa sudah aku buktikan dan memang benar. Berikut aku jabarkan hasil pemakaian ku berdasarkan klaimnya:
1) meratakan warna kulit (iya bener, kalau meratakan memang iya, tapi untuk coverage masih belum seperti foundation. Bekas jerawat masih perlu ditutup pake concealer atau corector lagi)
2) menyamarkan garis halus (oke sih ini, dengan pemakaian beberapa layer akan lumayan bisa menyamarkan garis-garis halus di wajah)
3) menyamarkan noda (seperti yang aku bilang tadi, kalau untuk menutup noda seperti bekas jerawat masih lumayan, kalau bekas jerawat parah masih harus pake concealer atau Corrector)
4) wajah tampak halus (yups aku setuju sih. Hasilnya memang memberikan kesan wajah halus licin gitu)
5) tahan lama (lumayan yaa. Yang aku lihat secara detail hanya ngga oksidasinya. Untuk ketahanan ya standar sih)
6) melindungi dari pengaruh sinar UV (nah ini fungsinya sebagai skincare karena mengandung SPF35 PA+++)
7) Menjaga keremajaan kulit (aku belum bisa memastikan karena belum pakai secara rutin. Sorry)
8) mencerahkan kulit (yang aku tahu mencerahkan adalah fungsi sebagai produk make up ya. Untuk mencerahkan dalam artian sebagai skicare aku belum bisa mereview)
9) melembabkan kulit (iya sih bener, hasilnya emang ga kering gitu, sudah aku katakan di awal tadi kan)
10. Wajah tampak sehat berseri (ini juga sudah aku omongin di atas 😌)
Dan untuk klaim manfaat dari Super Botanical Extract aku rasa sudah terwakili oleh 10 klaim itu ya jadi ngga perlu aku bahas lagi.

Disebutkan bahwa produk ini adalah produk make up sekaligus skincare. Aku sudah membuktikan sebagai produk makeup. Dan maaf banget aku belum bisa memberikan review pemakaian sebagai skincare karena aku memang jarang banget pake ini. Jujur ya, aku baru ngeh pas nulis ini kalau ternyata ada klaim bahwa akan ada hasil maksimal jika pemakaian rutin.
Mungkin kamu ada yang sudah coba pakai produk ini cukup lama dan bisa membantu memberikan review sebagai produk skincare, silakan tinggalkan komentar di bawah supaya membantu teman-teman yang lain.

Fix pokoknya ini produk wajib banget kamu coba. Dengan harga semurah itu dapat kualitas dan manfaat sebanyak itu. Udah deh, nyari apa lagi woy, apalagi ini tuh produk lokal yang brand nya udah sangat jelas terjamin keamanannya.

RECOMMENDED?
YES, OF COURSE

REPURCHASE?
YES, OF COURSE

Kamis, 14 November 2019

6 Produk Skincare Lokal Favoritku Bulan Oktober 2019

Setiap orang pasti punya dong produk yang sangat disukai. Bisa jadi sudah berulang kali repurchase atau baru pertama kali pakai tapi udah suka banget.
skincare_lokal
Aku juga punya nih produk skincare yang sangat aku sukai. Nah makanya kali ini aku ngebahas skincare favorit aku di bulan Oktober ini. Agak telat gpp lah yaa padahal ini udah pertengahan November hihi. Sebenernya bukan hanya produk yang aku pakai di bulan Oktober aja, tapi beberapa produk udah aku pakai lama dan sesuka itu.

garnier_micellar_cleansing_water
GARNIER
MICELLAR CLEANSING WATER
UNTUK KULIT SENSITIF (PINK)
Rp. 25.000
NETTO: 125ml

Semua orang udah pasti tahu produk ini. Eh ga semua sih hihi. Aku udah pakai hampir habis 2 botol ini. Ternyata produk ini cocok di wajahku. Cocok di wajah, cocok di kantong juga wkwk.

Aku suka sama micellar water ini karena dia berbahan dasar air dan tidak mengandung alkohol. Dipakai untuk membersihkan sisa make up atau kotoran di wajah mudah banget, ringan, ga lengket, bahkan bisa banget untuk membersihkan make up waterproof, termasuk eyeliner dan make up bagian mata. Mataku termasuk sensitif nih, tapi pakai Garnier Micellar Cleansing Water ga menimbulkan rasa pedih di mata. Selain dari fungsinya, aku merasa cocok karena harga masih sangat terjangkau dan mudah dicari kalau kehabisan bisa langsung cus. 
fair_&_lovely_fairness_facial_foam
FAIR & LOVELY
FAIRNESS FACIAL FOAM
Rp. 12.000
NETTO: 50 gr

Kalau kamu udah scroll isi blogku sampai bawah pasti udah tahu di bawah sana aku pernah ngebahas produk Fair & Lovely. Aku udah pakai Fair & Lovely sejak beberapa tahun yang lalu, salah satunya facial foam ini.

Facial foam Fair & Lovely ini memberikan hasil yang langsung bisa dilihat karena bisa mencerahkan seketika seperti klaimnya. Teksturnya lembut banget dan busanya banyak. Busanya juga yang creamy gitu. Baunya pun enak wangi. 

Sehabis cuci wajah, wajah jadi terasa bersih banget, dan kurang baiknya sih keset banget. Facial foam yang memberikan hasil akhir keset, biasanya kurang cocok untuk pemilik tipe kulit kering karena pasti bakal bikin semakin kering dan wajah seperti ketarik. Aku pun ngerasa demikian karena kulitku kan tipe kering. 

Akhir-akhir ini baru nyadar kalau ternyata yang bikin kulitku semakin kering adalah karena facial foam. Tapi sampai saat ini Fairness Facial Foam ini masih menjadi idola meskipun bikin wajah lebih kering. Kenapa masih bertahan? Yaa karena itu tadi, mencerahkannya ngaruh banget di wajahku dan belum bisa move on darinya hihi. Saat ini masih berpetualang mencari facial foam yang hasilnya sama seperti itu tapi enggak bikin kering. Kalau ada yang bisa direkomendasikan, please komen di bawah yaa..

Untuk mengakalinya, aku cuci wajah 2x sehari. Dulu bisa 3-4x cuci wajah sehari loh. Kebayang dong keringnya seperti apa. Sekarang cuci wajah 2x sehari, pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur. Selain itu, dibarengin juga dengan skincare lain yang lebih melembabkan. 

fair_&_lovely_2_in_1_powder_cream
FAIR & LOVELY
2IN1 POWDER CREAM
Rp. 18.000
NETTO: 20 gr

Masih dari Fair & Lovely. Secinta itu aku tuh sama brand ini. Dulu aku suka pakai krim pencerah. Kenapa? Karena dia kuanggap seperti malaikat penyelamatku saat wajahku sedang buruk-buruknya, saat belang parah, si Krim Pencerah Fair & Lovely ini mengubah segalanya. Tapi semenjak ada 2in1 Powder Cream ini aku mulai pindah ke dia, karena selain mengandung pencerah juga mengandung bedak.
Teksturnya pun enggak jauh berbeda, hanya kandungan saja yang sedikit berbeda. Efek mencerahkannya juga tidak berubah. Tapi kalau ingin mencerahkan wajah atau meratakan warna wajah aku sarankan pakai Krim Pencerah aja. Aku bisa sangat merekomendasikan karena benar-benar sudah membuktikan dan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. 

2in1 Powder Cream ini wanginya enak, teksturnya ringan, ga lengket sama sekali. Diratain mudah, langsung rata gitu aja apalagi kalau kulit lembab, waahh semakin syukaa. Dan sekali pakai, langsung cerah seketika. Ga terbohongi dengan klaim loh.

Setelah beberapa jam pemakaian, wajahku enggak terlihat kusam, justru terlihat lebih glowing gitu. Pokoknya syukaaakk bangetss. Mau meninggalkan produk ini tuh masih ga tega aja padahal kan udah banyak banget produk tone up cream baru tapi aku belum pernah berkeinginan untuk pindah hati 🤭

emina_sun_protection
EMINA
SUN PROTECTION
Rp. 23.000
NETTO: 60 ml

Satu-satunya produk Emina yang aku miliki ya si Sun Protection ini. Dulu pertama kali tahu brand Emina, aku mikir gini, Emina tuh apa sih, brand dari mana sih 😂 Eh ternyata banyak review dan produknya lumayan bagus.

Sun Protection ini adalah produk Emina yang kucoba pertama kali, dan ternyata aku suka. Teksturnya enggak terlalu creamy, sedikit lebih encer tapi ngga encer banget. Ngerti ga sih? haha

Warnanya kuning, baunya enak banget seperti bau kue dan bau jeruk. Dipakai enak, diratain pasti aja mudah karena teksturnya yang seperti itu tadi. Dan yang terpenting nggak menimbulkan white cast. 

Ternyata sebegitu besar pengaruh sunscreen ke wajah. Dulu sebelum pakai sunscreen, wajahku terutama pipi terasa panas kalau kena cahaya matahari dikit aja, dan akhirnya pasti terasa seperti kebakar. Tapi semenjak aku rutin pakai sunscreen, ngga pernah wajahku terasa panas apalagi kebakar sepeti dulu lagi. Serius loh ini nyata, bukan mengada-ada. Ada ngga sih yang ngrasain kayak aku?

Tapi nih yaa, sayangnya Emina Sun Protection ini memberikan rasa agak perih ke mataku padahal ngga aku pakai di kelopak mata, hanya dibawah mata aja. Emang mataku yang lebih sensitif atau diantara temen-temen ada yang ngrasain kayak gitu? 

pixy_aqua_beauty_protecting_mist
PIXY
AQUA BEAUTY PROTECTING MIST
Rp. 23.000
NETTO: 60 ml

Ini nih, setelah mencoba beberapa produknya aku merasa cocok dengan Pixy. Apalagi face mist ini, engga cuma aku aja yang bilang oke, tapi banyak perempuan diluaran sana bilang kalau Aqua Beauty Protecting Mist punyanya Pixy ini kualitasnya okee.

Wanginya enak dan semprotannya bisa menyebar. Aku hampir selalu pakai kalau mau ke acara yang butuh waktu lama buat jadi setting spray. Dan bener banget, meskipun beberapa jam wajahku lebih terlihat glowing, dan make up terasa lebih awet aja gitu.

Sebenernya bisa banget dipake penyegar saat cuaca lagi panas atau kulit sedang kekeringan, tapi aku anaknya ga terlalu telaten gitu loh. Tapi aku emang rekomendasiin banget sih produk ini terutama buat kamu yang punya kulit kering.
pixy_aqua_beauty_protecting_mist_kemasan_lama_dan_baru
Kemasan Lama vs Kemasan Baru
Oh iya Face Mist Pixy ini udah berubah packagingnya menjadi lebih baru. Packaging barunya lebih terlihat seger lagi, tapi aku belum tahu sih bedanya kandungan dan fungsinya antara yang baru dengan yang dulu itu apa. Ntar deh aku review 😁

viva_waterdrop_sleeping_mask
VIVA
WATERDROP SLEEPING MASK
Rp. 23.000
NETTO: 28 gr

Aku udah pernah ngebahas produk ini secara terpisah loh di blog ini. Jadi disini aku ga akan ngebahas panjang lebar. Okay

Baca Juga:

Yang aku suka dari produk ini tuh teksturnya unik, bisa berubah dari yang creamy menjadi seperti air saat udah diaplikasikan ke wajah. Canggih bener si Viva. Selain itu, yang aku suka banget adalah hasilnya yang bener-bener bisa aku rasain. Lembab, kenyal, halus, pokoknya oke pooool. Enggak ada lagi yang namanya wajah kering.

Oke, itu tadi 6 produk yang saat ini sedang menjadi favorit aku. Semuanya lokal, harga murah, dibawah 50ribu. Cocok banget untuk yang budgetnya minim, atau untuk adek-adek pelajar. Next kalau aku mencoba produk lain bakal aku update lagi dan bakalan aku review juga di blog ini.
Ditunggu yaa 😊

Love you all

Rabu, 10 April 2019

Apa Aja Sih Tes Kesehatan Pra Nikah Calon Pengantin??

Kesehatan

Hai calon pengantin, sudahkah kalian melakukan tes kesehatan sebelum nikah??

Kalau belum, segera aja deh. Supaya segera mendapat surat keterangan sehat yang digunakan sebagai persyaratan pedaftaran nikah di KUA. Setiap calon pengantin (catin) diwajibkan untuk melakukan tes kesehatan dan mendapat surat keterangan sehat.

Ada yang bingung ga, gimana alurnya untuk tes kesehatan dan apa aja sih yang di tes. Nah di sini saya akan memberikan sedikit informasi seputar apa aja tes kesehatan pra nikah untuk calon pengantin. Informasi ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Jika ada perbedaan di lain daerah sangat mungkin terjadi ya karena setiap daerah terkadang memang ada perbedaan.

1. Langkah yang pertama adalah datang ke balai desa untuk minta surat pengantar. Saat itu saya akan ke Puskesmas jadi minta surat pengantar ke Puskesmas. Tes kesehatan boleh dilakukan di Puskesmas, Rumah sakit, ataupun dokter. Minta surat pengantar ini gratis kok.

2. Setelah mendapat surat pengantar dari desa, langsung datang ke Puskesmas dan menyerahkan surat pengantar tadi di bagian pendaftaran. Saya dan calon suami diminta untuk membayar registrasi sebesar Rp. 40.000. Kemudian disuruh menunggu ditempat menunggu yang sudah disediakan

3. Pemanggilan yang pertama adalah di bagian KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Di bagian ini saya (catin wanita) dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah, dan LiLA (lingkar lengan atas). Selain itu juga ditanyakan golongan darah. Jika sudah tahu golongan darahnya langsung dicatat, tetapi jika belum tahu akan dilakukan tes golongan darah. Dan ditanyakan juga seputar imunisasi TT (Tetanus). Jika sudah pernah mengikuti imunisasi TT dari bayi sampai SD dan dirasa sudah lengkap maka tidak lagi dilakukan imunisasi TT. Tapi jika belum lengkap, maka akan dilakukan imunisasi TT saat itu juga. Dan alhamdulillah saya sudah tidak di imunisasi lagi hehe.

Untuk catin pria hanya dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah dan golongan darah saja.

4. Selanjutnya, saya dipanggil dibagian Laboratorium. Disitu saya diambil sampel darah pada salah satu jari manis saya untuk tes Hb, dan diminta untuk mengambil sampel urin untuk tes kehamilan.
Setelah selesai, diminta untuk menunggu hasil pemeriksaan diluar ruangan.
Nunggunya agak bikin bosen sih hehe.

5. Setelah selesai, saya dipanggil dan diberikan berkas. Selanjutnya saya disuruh membayar lagi ke tempat registrasi sebesar Rp. 15.000 dan lanjut ke poli gizi. Di poli gizi diberikan penjelasan / konsultasi seputar hasil yang diperoleh dari tes sebelumnya dan juga penjelasan seputar kesehatan ibu untuk mempersiapkan kehamilan. Alhamdulillah hasil pemeriksaan saya sudah cukup bagus. Hanya saja kata perawatnya saya perlu lebih banyak konsumsi buah dan sayur, serta olahraga. Hihi iya sih saya agak kelebihan berat badan kayaknya. Kalian bisa menanyakan apapun seputar kesehatan di poli gizi ini. Manfaatkan mumpung konsultasi bayar murah hehe.

6. Setelah di poli gizi selesai, saya menuju ke bagian KIA lagi. Disitu saya diberikan surat keterangan sehat yang akan digunakan untuk persyaratan pendaftaran nikah di KUA. Selain itu saya diberikan kartu kecil hasil TT dan katanya bisa dipakai untuk pemeriksaan kehamilan nantinya.

Begitulah alur dan tes kesehatan yang dilalui sebelum menikah. Banyak juga ya hihi. Iya girls. Jadi tes kesehatan ini penting untuk mempersiapkan masa kehamilan setelah menikah nanti.

Yuk calon pengantin segera lakukan tes kesehatanmu.

Rabu, 27 Maret 2019

Hai Calon Pengantin, Yuk Lengkapi Persyaratan Administrasinya

Calon_pengantin

Kali ini saya benar-benar menyempatkan buat nulis lagi, bikin blog post lagi setelah sibuk kemarin. Yaps sibuk mengurus untuk acara pernikahan hehe.

Kemarin sebelum mengurus berkas saya sempat bingung apa aja sih berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran menikah di KUA. Kebingungan saya terjawab sudah setelah semua diserahkan kepada PPN (apa kepanjangannya saya kurang paham hihi. Yang jelas beliau bertugas mengurus berkas dan mendampingi saat berada di KUA sampai pada ijab qabul).

Nah, bagi kalian calon pengantin pasti ada yang mengalami hal yang sama seperti saya nih. Menjawab kebingungan itu, di sini saya akan memberikan info sedikit seputar berkas apa aja sih yang dibutuhkan calon pengantin pria dan wanita menjelang pernikahan, atau lebih tepatnya sebagai persyaratan pendaftaran di KUA. Info ini saya bagikan berdasarkan pengalaman pribadi. Setiap daerah kemungkinan bisa terdapat perbedaan.

CALON PENGANTIN PRIA
Dari pengalaman suami saya, dia kemarin menyerahkan urusan berkas ini kepada Mbah Modin (perangkat desa). Jadi, catin (calon pengantin) pria hanya menyerahkan beberapa lembar fotocopy data diri, dan selebihnya Mbah Modin lah yang mengurusnya. Nah ini nih berkas yang perlu disiapkan:
1. Surat Keterangan N1, N2, N3. Surat ini semacam formulir dan untuk formatnya bisa langsung didapatkan dari desa atau mbah Modin tadi.
2. Fotocopy KTP Saksi. Saksi hanya dibutuhkan satu orang saja.
3. Fotocopy KTP orang tua
4. Fotocopy KTP Calon pengantin pria
5. Fotocopy Kartu Keluarga
6. Fotocopy Ijazah terakhir
7. Fotocopy akta kelahiran
8. Surat keterangan sehat, bisa diperoleh dari dokter, puskesmas, atau rumah sakit. 
9. Pas foto ukuran 3×4 background biru
10. Pas Foto ukuran 3×3 atau 3×2 (tergantung permintaan) background biru
11. Surat keterangan perjaka / duda bisa diperoleh dari desa atau mbah Modin 
12. Materai 6000

Menurut yang saya tahu ada 11 berkas + materai tersebut yang dibutuhkan atau yang perlu disiapkan sebagai persyaratan mendaftar menikah di KUA. Perbedaan setiap daerah mungkin bisa saja terjadi.

Berapa banyak sih berkas yang dibutuhkan? Nah jadi untuk yang surat-surat dari desa atau puskesmas cukup satu lembar saja, tapi untuk data diri yang wajib difoto copy siapkan minimal 2 atau 3 lembar setiap berkasnya. Setelah semua beres, segera dibawa ke KUA kecamatan pengantin wanita atau KUA tempat mendaftar menikah.

CALON PENGANTIN WANITA
Untuk urusan perberkasan ini saya sebenarnya tidak mengurus sendiri, tetapi bapak saya yang membawanya kepada PPN. Saya hanya menyiapkan berkas apa yang dibutuhkan. Dan ini nih berkas yang perlu kalian siapkan wahai calon pengantin wanita hehe:
1. Fotocopy KTP
2. Fotocopy Kartu Keluarga
3. Fotocopy Ijazah Terakhir
4. Fotocopy akta kelahiran
5. Fotocopy KTP Orang tua
5. Surat keterangan sehat. Bisa didapatkan dari dokter, puskesmas, atau rumah sakit.
6. Pas Foto ukuran 3×4 background biru
7. Pas Foto ukuran 3×3 background biru

Berkas catin wanita tak serumit dan sebanyak catin pria kok. Ngurusnya pun juga tak seribet catin pria hehe. Setelah berkas lengkap, dimasukkan ke dalam kertas map dan diserahkan kepada PPN tadi beserta dengan berkas catin pria. Selesai, dan tinggal menunggu panggilan dari pihak KUA, kita datang ke KUA melakukan pendaftaran dan mencocokkan data.

Jangan puas dulu sebelum selesai dari KUA hihi karena belum tentu berkasnya itu sudah langsung diterima oleh KUA. Kenapa?? Kadang bisa saja terjadi kesalahan, ketidakcocokan nama dibeberapa berkas, atau ketidakcocokan nama orang tua, dll. Pastikan data kalian benar dan sesuai yaa kalau tidak mau direpotkan lagi.

Kalau memang data kalian dipastikan benar, langkah selanjutnya yaitu membayar. Eits tunggu dulu. Membayar ini hanya jika kalian akan melaksanakan ijab Qabul di luar KUA atau diluar jam kerja. Tapi bisa kok ijab Qabul gratis yaitu harus melaksanakan ijab Qabul di KUA. Kemarin saya melaksanakan ijab Qabul di rumah jadi saya harus membayar biaya sebanyak Rp. 600.000 di bank atau kantor pos yang sudah ditunjuk.

Nah itulah persyaratan dan langkah untuk menuju ke pernikahan. Persyaratan menikah itu mudah dan murah. Segera halalkan pasanganmu yaaa hehehe

Jumat, 15 Februari 2019

Suka Duka Mahasiswa Biologi

Mahasiswa_Biology_Saintist

Udah setengah bulan ga nulis di blog ini hihi. Kali ini aku ingin nulis seputar suka duka selama menjadi mahasiswa Biologi. Lebih kepada cerita pengalaman pribadi gitu yah. Kalau kurang suka baca curhatan aku yang pasti bakalan panjang kali lebar ini silahkan close aja hihi. Tapi buat yang mau ngebaca sampai habis thank you so much, love you so much deh. Semoga ada yang bisa diambil pelajarannya.

Sebenarnya sekarang udah ga bisa disebut sebagai mahasiswa Biologi yah, tapi lebih tepatnya alumni mahasiswa Biologi. Iya dong kan udah lulus udah dapat gelar S.Pd. prodi Pendidikan Biologi, alhamdulillah. Tapi dengan adanya tambahan gelar itu semakin merasa memiliki tanggung jawab terhadap ilmu yang didapatkan. Sayang banget kalau misalnya udah lulus sarjana tapi gak kepake ilmunya, lama kelamaaan bakalan lupa dan akhirnya males deh untuk terjun ke dunia kerja yang linear sesuai jurusan. Padahal perjuangan untuk mendapatkan S1 itu sangat gak mudah loh.

Sebagai mahasiswa pastinya memiliki atau mengalami kisah dan cerita, serta suka duka masing-masing. Tak terkecuali aku, yang dulu sebagai mahasiswa Biologi. Kira-kira ada gak ya yang baca tulisan aku ini dan sama-sama Biologi juga? Yuk saling sharing hihi.

Apakah mahasiswa Biologi anaknya rajin-rajin, ga suka neko-neko, sabar, dan gak cepat putus asa??
Bisa iya, bisa enggak. Tergantung pribadi setiap orang. Tapi, dengan masuk ke program studi Biologi pasti terjamin akan jadi mahasiswa yang sangat rajin, kalau mentalnya kuat yah hihi. Kalau ga kuat bisa putus di tengah jalan loh.

Bagaimana gak menjadi rajin kalau setiap seminggu sekali diwajibkan masuk ke dalam laboratorium dan wajib mengumpulkan laporan praktikum untuk minggu depannya.
Belum lagi ditambah tugas yang lain. Aku rasa untuk prodi yang lain pun sama ya perihal tugas pasti juga sama banyaknya. Tapi untuk laporan setiap minggunya aku rasa gak semua prodi seperti itu.

Selain itu, mahasiswa Biologi akan terlatih untuk sabar, misalnya saat praktikum kita tidak akan dengan mudah secara langsung mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Bisa karena halangan, gangguan, tidak semudah yang dibayangkan.

Selain sifat-sifat itu, mahasiswa Biologi akan terlatih memiliki karakter tidak cepat putus asa dan selalu ingin tahu. Misalnya, kenapa sih darah warnanya merah? Kenapa ga putih aja atau bening aja? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan perlu adanya kajian, bahkan penelitian lebih lanjut. Menarik kan? Hayoo siapa yang pengen jadi mahasiswa Biologi juga?

Dulu, ketika masih menjadi mahasiswa dan hidup di kos bersama teman-teman dari prodi lain, kok aku merasa seperti aku rajin sendiri yah. Perasaan aku aja atau memang iya?

Ketika teman-teman masuk kuliah siang, sore udah nyampe kos lagi. Lah aku, berangkat dari pagi dan pulang sore bahkan gak jarang pulang menjelang maghrib.

Ketika malam hari teman-teman asyik nonton TV atau nonton drama Korea, lah aku tetep di kamar masih sibuk sama tugas yang udah mepet deadline. Bahkan gak jarang juga dikata-katain temen katanya aku tuh kutu buku padahal mah menurutku enggak.

Ketika sore hari teman-teman udah pada mandi, wangi, kumpul depan TV, lah aku baru masuk kos dengan penampilan yang kusem, kucel, dan nampak lelah banget.

Ketika teman-teman makan 3x sehari, aku gak jarang makan sekali sehari doang saking gak sempatnya, apalagi menjelang ujian semester.

Ketika akhir pekan teman-teman liburan, jalan-jalan, istirahat di rumah, lah aku kadang tetep masuk kuliah buat ngelab lah, atau ngelakuin hal lain di kampus.

Duh kok jadi mahasiswa Biologi rasanya berat banget ya. Belum lagi kalau akan melakukan praktikum dan memerlukan bahan yang susah didapatkan, wuaaahh heboh sendiri pastii haha

Terus lagi saat skripsi, aku ngerasa kok temen aku dari prodi lain sepertinya ga serumit punyaku deh. Kok dosenku mintanya yang susah-susah ya.

Meskipun semua nampak melelahkan, tapi kita akan bisa menikmati hasilnya di akhir kok. Percaya deh. Usaha tidak akan pernah menghianati hasil (bener ga nih atau kebalik haha).
Susah-susah dulu di awal, baru bersenang-senang kemudian.

Dibalik semua yang kelihatannya berat itu, pasti ada keseruan jadi mahasiswa Biologi.

Mahasiswa Biologi bisa lebih dekat dengan alam. Hewan dan tumbuhan adalah sahabat kita. Membedah hewan dan tumbuhan menjadi makanan kita demi kepentingan penelitian. Karena mereka sahabat kita, kita harus memperlakukan mereka dengan baik, bahkan membedah pun harus melalui prosedur yang manusiawi, tidak boleh menyakiti mereka secara paksa.

Mempelajari segala hal tentang hewan, tumbuhan, bahkan diri kita sendiri, yang menjadikan kita tahu bahwa segalanya tidak terjadi begitu saja dan semuanya tidak sesimpel yang kita pikirkan. Ilmu pengetahuan itu membuat kita menjadi bisa lebih bersyukur terhadap segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Ciptaan Allah tak pernah tertandingi, tak pernah bisa ditiru. Sebagus apapun hasil karya manusia, dianggap sebagai tiruan dari ciptaan Allah, tidak akan pernah sesempurna yang Allah ciptakan.

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Biologi tidak melulu berada di luar ruangan, bahkan cenderung berada di alam bebas, seperti hutan, kebun, dan lain sebagainya. Kita bisa belajar tapi sambil merefresh otak, berwisata juga loh. Enak kan?? Siapa yang ga mau hayooo

Pokoknya menjadi mahasiswa Biologi tidak akan pernah rugi. Nikmati setiap proses yang berjalan, susah, senang, sedih, bahagia, semuanya akan terbayar ketika kalian memakai toga kelak disaksikan kedua orang tua. Waaahhh bangga banget pasti.

Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya masing-masing. Jalani, nikmati, dan syukuri. Semoga teman-teman yang sedang berjuang mendapat gelar sarjana segera lulus sesuai harapan. Jangan pantang menyerah, dan tetap semangat.