Jumat, 29 Oktober 2021

Cerita Awal Tahu Positif Hamil

Cerita_hamil


Sulit kubayangkan sebelumnya kalau suatu saat aku bisa mengandung dan melahirkan seorang makhluk kecil dari rahimku sendiri. Tapi ternyata bayanganku dipatahkan oleh Allah. Allah memberikan rezeki berupa buah hati sebegitu cepat, tepat 2 tahun pernikahan aku melahirkan manusia mungil yang sangat menggemaskan.  Masya allah terimakasih kepada Allah tak terkira. Sebegitu baiknya Allah kepada umatnya yang masih banyak dosa ini.

Di tulisan kali ini aku akan membagikan pengalamanku  saat pertama kali tahu positif hamil.

Baca juga: Vitamin, Obat dan Jamu yang Aku Konsumsi Selama Program Hamil

Aku memang memiliki riwayat haid yang tidak teratur. Itulah salah satu alasan yang membuat aku ragu untuk bisa cepat memiliki keturunan. Tidak mungkin menurut manusia, tapi tidak ada yang tidak mungkin menurut Allah. Haid terakhir pada saat itu yaitu bulan Juni 2020.  Juli sudah tidak haid lagi. Aku berfikir ah palingan ini haid mulai berantakan lagi. Setelah telat haid, bulan Juli itu coba iseng pakai tespek dan hasilnya masih negatif. Oke lah berarti harus lebih semangat lagi nih olahraganya, harus lebih jaga pola makan lagi nih, pikirku.

Sampai bulan Agustus haid belum datang juga. Tanggal 2 Agustus 2020 kami sekeluarga liburan kecil-kecilan ke pantai, acaranya makan-makan, sekaligus merayakan ulang tahun suami. Tanggal 4 Agustus badanku mulai terasa nggak enak. Aku pikir panas dalam biasa lah. Aku sudah coba minum obat panas dalam, karena biasanya setelah terpapar panas badanku seperti terbakar dan panas dalam. Herannya, tidak ada perubahan apapun.

Tanggal 5 Agustus aku coba tes urin pakai tespek lagi. Dan seketika terkejut, gemetar. Tespek menunjukkan garis 2 meskipun masih samar. Aku masih belum percaya. Sampai aku coba beli lagi 2 merk tespek berbeda. Setelah dipakai ketiganya, semakin terkejut karena 2 tespek yang baru beli malah menunjukkan garis yang sangat jelas, dan itu garis 2. Sampai disitu aku masih tetap belum yakin sebelum ada pemeriksaan dokter dan benar-benar dinyatakan hamil. Jangan-jangan tespeknya yang rusak, itu juga sempat aku pikirkan.

Tespek_positif_hamil

Sambil nunggu jadwalnya suami pulang, setiap hari terus aku ulang-ulang pakai tespek. Katanya yang akurat tes kehamilan itu pagi hari setelah bangun tidur. Oke aku tes pagi. Saking nggak yakinnya, tes juga siang hari bahkan malam hari. Dan hasilnya tetap garis dua. Semakin bertambah hari, garisnya semakin jelas. Jujur, yang aku rasakan senang sekaligus takut pada saat itu. Takut karena aku pernah baca ketika seorang perempuan yang haidnya berantakan maka kehamilan pun punya kemungkinan cukup besar untuk gagal entah itu keguguran atau kehamilan kosong. CMIIW ya aku tidak tahu valid atau tidak.

Baca juga: Amalan dan Doa Untuk Program Hamil

Nah setelah suami pulang kita langsung ke dokter kandungan. Tapi sayang sekali kedatangan pertama masih belum diperiksa karena harus pesan nomor antrian dulu melalui WhatsApp minimal 2 Minggu sebelum periksa. Aku coba datang ke dokter kandungan yang kedua karena setahu aku disitu tidak perlu pesan nomor dulu. Dan yaa dapat nomor meskipun harus berangkat sebelum subuh karena dokternya juga buka praktek pagi. Harus bela-belain subuh-subuh berangkat sambil kedinginan dan nahan mual karena masih hamil muda banget kan. Itu pun suami yang ambil nomor antrian dan rebutan dong wkwk. Aku benar-benar tidak sabar ingin melihat apakah aku benar-benar hamil atau tidak.

Alhasil dari pemeriksaan USG dokter kandungan itu belum bisa mengatakan kalau hamil. Disitu juga dites menggunakan tespek dan hasilnya positif. Saat di USG memang sudah ada kantong janin tapi belum nampak adanya calon janin. Okelah aku harus bersabar dan hanya bisa harap-harap cemas menunggu perkembangan kantong janinku, semoga sebulan kemudian sudah terlihat calon janinnya.

Tanggal 26 Agustus aku USG lagi ke dokter kandungan yang pertama yaitu dr. Meirosa Sibuea, Sp.OG karena aku sudah daftar dan dapat tanggal 26 Agustus itu. Selama kehamilan aku konsisten periksa ke dokter Meirosa ini. Sudah merasa cocok aja gitu. Dari hasil USG kata dokter masih terlihat kantong saja belum ada calon janin yang terlihat. Usia kandungan masih sekitar 7 minggu. Kalau haidnya ngga teratur, hasil USG di trimester pertama cukup akurat untuk menentukan usia kehamilan dan perkiraan kelahiran. Aku diminta datang lagi sebulan kemudian untuk melihat perkembangannya. Aku mengeluhkan sempat ada flek, jadi selain diberikan vitamin kehamilan juga diberikan resep penguat kandungan.

Setelah USG pertama itu aku rutin hampir setiap bulan selalu periksa USG. Bahagia aja rasanya ketika melihat calon anakku yang masih ada dalam kandungan dan kata dokter sehat, perkembangannya bagus. Apalagi kalau dengar detak jantungnya. Wah rasanya seperti keajaiban.

Baca juga: Berhasil Hamil Dengan Riwayat Haid Tidak Teratur

Sebelumnya aku memang punya niatan mengumpulkan tespek. Tespeknya ditempel dikertas setiap selesai digunakan. Aku ingin melihat seberapa banyak tespek yang aku habiskan sampai bisa hamil. Baru mulai menempel bulan Juli eh bulan Agustus sudah positif. Alhamdulillah ngga nyangka sekali bisa secepat itu.

Cerita awal mula hamil sampai disini dulu. Cerita hamil, keluhan-keluhan, mulai dari trimester pertama hingga ketiga akan aku tulis di tulisan terpisah ya.

Makasih yang sudah bersedia membaca curhatku kali ini. Semoga yang belum mendapatkan garis dua bisa segera diberikan amanah oleh Allah. Semangat dan jangan pernah putus asa. Yakinlah Tuhan selalu menyertai kita.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halo, berkomentarlah dengan sopan ya karena kata-katamu adalah cerminan dirimu. Thank you sudah mampir.